Salah satu contohnya ketika gempa mengguncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada 18 November 2022.
Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,7 masuk dalam kategori gempa bumi dangkal berkedalaman 15 km. Penyebab gempa karena subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia.
Tidak hanya pada lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia juga kerap mengalami subduksi terhadap lempeng Sundaland. Dalam jurnal Geosains dan Teknologi bertajuk “Perubahan Kecepatan Subduksi Lempeng Indo-Australia Terhadap Lempeng Sundaland Akibat Gempa Bumi Samudera Hindia Tahun 2016”, subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Sundaland terjadi di sepanjang palung Sunda sampai Nusa Tenggara.
Adapun kecepatan subduksinya 44 sampai 48 mm per tahun dan kecepatan tersebut akan berubah apabila terjadi gempa bumi.
3. Lempeng Pasifik
Lempeng Pasifik merupakan lempeng terbesar dari 7 lempeng tektonik utama (lempeng Eurasia, lempeng Amerika Utara, lempeng Antartika, lempeng Afrika, lempeng Amerika Selatan, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Tektonik Utama).