Memahami Penyebab Gempa Bumi dan 3 Lempeng Tektonik Aktif di Indonesia
Sebagian besar peneliti mengungkapkan struktur geodinamika Eurasia sangat kompleks. Di Indonesia, Pulau Sumbawa salah satu wilayah di kepulauan NTB yang memiliki tingkat kegempaan tinggi. Hal itu karena pulau ini diimpit 2 patahan aktif, yakni lempeng Eurasia dan lempeng tektonik Samudera Indonesia.
2. Lempeng Indo-Australia
Nama Indo-Australia diberikan karena lempeng ini merupakan gabungan dua lempeng tektonik yang ada di benua Australia dan samudera di sekelilingnya. Lempeng Indo-Australia memiliki luas 58,9 juta km persegi.
Dalam sebuah artikel dengan judul 'Geologists Find: An Earth Plate Is Breaking in Two', para ilmuwan awalnya mengidentifikasi lempeng ini sebagai lempeng tunggal di wilayah India dan Australia. Namun, lempeng ini mengalami pecahan di sebelah selatan Khatulistiwa, tepatnya di bawah Samudera Hindia.
Jurnal dari Universitas Colombia itu lantas juga menuliskan patahan yang ada sudah terjadi selama beberapa juta tahun terakhir.
Lempeng Indo-Australia terpantau sering menyusup ke bawah lempeng Eurasia atau dikenal dengan subduksi. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya jalur-jalur gempa bumi.