Tak butuh waktu lama. Sekitar pukul 01.00 Wita, datang satu orang pelanggan dan dilayani oleh NMF. Satu jam berikutnya, datang lagi dua pelanggan dan dilayani oleh NMF dan NKT.
"Setiap transaksi, tarifnya Rp150.000," ujar Anom.
Praktik prostitusi online ini berjalan hampir dua bulan dengan berpindah-pindah hotel. "Dari keterangan tersangka dan korban, ada empat hotel yang digunakan," katanya.
Pada 1 Desember, kedua korban akhirnya memilih kabur dari hotel setelah tersangka memukuli NMF. "Tersangka selama ini yang memegang uang hasil transaksi dan tidak diberikan kepada korban," ujar Anom.