Kasus Viral Oknum Tentara Pukul Satpam di Bali Berakhir Damai, TNI Tetap Proses Hukum

Felldy Aslya Utama
Tangkapan layar anggota TNI memukul satpam gudang salah satu marketplace di Gianyar, Bali. (Foto : Ist)

Sebelumnya, Totok membenarkan peristiwa pemukulan tersebut setelah menelusuri kebenaran video yang viral di medsos. Penelusuran ini juga sebagai tindaklanjut atas arahan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad).

Hasinya diketahui, peristiwa pemukulan yang terekam CCTV tersebut terjadi di Gianyar. Pelaku yakni oknum TNI AD berinisial Serka NS anggota XVI-XI Badung.

Kronologi pemukulan berawal saat pelaku memesan barang di salah satu marketplace. Saat barang yang dipesan datang, ternyata tidak sesuai.

Pelaku kemudian mencari konfirmasi kepada perusahaan. Karena tidak mengetahui mekanisme pengaduan, dia mendatangi gudang marketplace yang berada di Gianyar.

Saat itu pelaku meminta ganti rugi. Sementara satpam yang menjadi korban pemukulan menjelaskan mereka hanya ekspedisi pengantaran barang saja. Kemudian timbul selisih paham akhirnya terjadilah pemukulan tersebut.

Setelah pemukulan, korban melapor ke Polres. Ternyata laporan tersebut diketahui Danunit Intel wilayah setempat. Akhirnya, laporan korban diteruskan kepada Dandim Badung. Kemudian diarahkan untuk melakukan mediasi antara pelaku dengan korban.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aksi Licik Emak-Emak Gasak Pakaian Adat Bali di Gianyar, Toko Rugi Jutaan Rupiah

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal