Pihaknya juga mengatakan jika dibandingkan pada 2019, recovery rate Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali hingga Oktiber 2023 mencapai 89 persen.
“Jika dibandingkan dengan 2019, maka recovery rate Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali hingga Oktiber 2023 mencapai 89 persen. Hal ini menandakan pertumbuhan positif pada sektor pariwisata dan kami optimis dapat menuju full recovery di tahun 2024,” kata Handy.
Pada triwulan terakhir di tahun 2023 yang merupakan high season, pihak pengelola bandara memprediksikan akan terjadi lonjakan penumpang. Selain itu, akan terdapat beberapa penambahan dan re-aktivasi rute domestik dan internasional hingga akhir tahun, sehingga diprediksikan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan melayani hingga 20 Juta penumpang di 2023.