JAKARTA, iNews.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 54 informasi hoaks terkait virus korona. Hoaks itu tersebar dengan cepat di media sosial dan platform pengiriman pesan instan.
“Hasil pantauan tim AIS Kementerian Kominfo, ada 54 informasi hoaks. Isinya beragam, mulai dari sumber penyebaran, ada kabar pasien di rumah sakit beberapa daerah terkena virus korona, hingga soal pencegahan penyembuhannya,” kata Menkominfo Johnny G Plate dalam keterangan kepada media di Jakarta, Senin (3/2/2020).
Johnny menuturkan, 54 hoaks yang terdata itu berdasarkan hasil monitoring percakapan tentang virus korona di media sosial. Bahkan, jumlah hoaks cenderung meningkat. Pasalnya, baru tiga hari lalu konten hoaks hanya sebanyak 36.
“Tiga hari lalu kami pantau ada 36, hari ini sudah hampir dua kali lipat konten dan disinformasi yang disebarkan,” ujar politisi Partai Nasdem ini.
Dalam kesempatan konferensi pers hari ini, Menkominfo menuturkan dampak dari informasi yang salah atau hoaks. Bukan hanya bagi pengguna sendiri, hoaks juga bisa berdampak ke sejumlah sektor.