"Delapan WNI ini orang Bali, orang yang tinggal di Bali. Dari delapan WNI yang positif tersebut, tiga orang terjangkit karena transmisi lokal atau sempat berinteraksi jarak dekat dengan penderita positif, sedangkan lima kasus lainnya karena mereka baru datang dari luar Bali," katanya.
Karena itu, dia kembali mengingatkan agar warga Bali mematuhi imbauan untuk menjaga jarak, mengurangi aktivitas di luar rumah, mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rajin mencuci tangan dipatuhi dengan disiplin, di samping mengikuti informasi lain yang diberikan pemerintah.
"Mari bersama-sama selalu waspada, kurangi aktivitas di luar rumah, sepanjang bisa dikerjakan di rumah kerjakan di rumah, kecuali untuk keperluan yang mendesak. Ketika ke luar rumah, lindungi diri menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Tidak perlu lama-lama di luar rumah," ujar pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu.