DPRD Badung Ingatkan Penyusunan RAPBD 2026 Harus Berdasarkan Kondisi di Lapangan

Rizqa Leony Putri
Anggota Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria. (Foto: dok DPRD Badung)

BADUNG, iNews.id - DPRD Kabupaten Badung menyoroti realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari pajak pada tahun anggaran 2025, kemungkinan meleset dari target yang ditetapkan.

Anggota Komisi III DPRD Badung, I Nyoman Satria menyampaikan bahwa penyusunan RAPBD 2026 nantinya harus didasarkan pada kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar optimisme berlebihan.

“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun 2026. Bisa saja muncul kejutan global perang di kawasan Asia, gejolak ekonomi, atau hal-hal tak terduga lainnya. Karena itu, lebih baik APBD kita disusun berdasarkan fakta yang ada sekarang,” ujarnya, Kamis (23/10/2025) usai menerima kunjungan DPRD Sumenep di Puspem Badung.

Menurutnya, meski pendapatan daerah Badung dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kenaikan, penyusunan anggaran perlu lebih hati-hati, terlebih realisasi PAD yang sampai saat ini masih belum mencapai target.

“Kalau tahun 2025 kita lihat realisasi PAD sekitar Rp7 triliun sampai Rp7,5 triliun, ya realistisnya kita pasang di angka itu saja untuk tahun 2026," katanya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Generasi Muda Raih Prestasi, Pemkab Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru

57 tahun lalu

Musen VIII Dewan Kesenian Dilaksanakan, Pemkab Kotabaru Dukung Kemajuan Seni Budaya

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Festival B2SA, Kenalkan Aneka Bahan Pangan Lokal

57 tahun lalu

Liburan Eksotis di Novotel Lombok Resort and Villas, Hemat hingga 25 Persen!

57 tahun lalu

Grand Opening Mitra10 Pengayoman, One Stop Shopping #SelengkapItu dengan Promo Menarik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal