"Apalagi ada dugaan ibu janin sempat diberi minum jamu, lalu ibunya berbohong dengan mengaku menderita tumor di perut dan pacarnya mencabut berkas laporan" ujarnya.
Aktivis yang disapa Ipung ini juga mendesak polisi mengajukan permintaan autopsi mayat janin.
"Tidak mungkin janin ini mati sendiri. Artinya ada dugaan dibunuh secara paksa," ujarnya.