Pengelola Watersport di Benoa Berlakukan Buka Tutup, Cuaca Ekstrem Tak Menentu

Antara
Pantai di Bali (dok iNews.id)

BACA JUGA: Pekerja yang Hilang di Pantai Cucukan Gianyar Bali Ditemukan Tewas

Saat ini, Gahawisri Badung menaungi sekitar 20 operator dan pengusaha wisata watersport di kawasan Tanjung Benoa.

"Apabila ada aturan penutupan sementara wahana permainan air akibat dampak dari cuaca buruk, maka hal itu harus dipatuhi oleh seluruh seluruh operator," ujarnya.

Wahana water sport di Benoa sangat diminati pengunjung. Pada musim liburan akhir tahun 2019, sempat terjadi kenaikan jumlah wisatawan sekitar 80 persen.

"Kalau awal tahun 2020 ini jumlah kunjungan mengalami sedikit penurunan yang menurut kami memang diakibatkan oleh kondisi cuaca," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Hari Dicari, ABK Ceburkan Diri ke Perairan Benoa Ternyata Berada di Rumah

57 tahun lalu

Tolak Autopsi, Keluarga Turis Jepang Tewas Main Flying Fish Akan Pulangkan Jenazah Korban

57 tahun lalu

Kasus Turis Jepang Tewas Main Flying Fish, Polda Bali Periksa 6 Saksi

57 tahun lalu

Kronologi Turis Jepang Tewas Main Flying Fish di Bali, Jatuh dari Ketinggian 3 Meter

57 tahun lalu

Turis Jepang Tewas saat Main Flying Fish di Tanjung Benoa Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal