"Motif gringsing memang klastik dan ini paling terkenal di Bali. Pecintanya sudah banyak," ucap Kadek Antari.
"Adanya fesyen show tersebut saya berharap di masa pandemi ini semakin banyak yang melirik kain Bali ini," katanya.
Tak semua perajin kain endek di Bali mampu membuat motif bunga gringsing secara sempurna. Perajin harus menghabiskan waktu berhari-hari mengerjakan dengan peralatan tenun tradisional.
Proses pembuatan motif bunga gringsing juga terbilang rumit karena bentuk polanya lebih kecil dan sangat padat. Secara kasat mata terlihat berbeda dengan motif endek Bali lainnya. Agar kesan klasik kian melekat, benang yang digunakan wajib dicelup menggunakan pewarna alami.
Salah satu perajin kain tenun ikat Bali yang terbiasa membuat motif itu yakni Dewa Ayu Nyoman Narti. Dia juga kerap berinovasi dengan menciptakan motif-motif baru seperti bunga-bungaan, motif bedeg hingga motif batu sikat.
"Banyak yang cari motif baru, jadi saya inovasi juga bikin motif bunga-bungaan, motif bedeg hingga motif batu sikat," ucapnya.