BADUNG, iNews.id - Kain tenun ikat Bali mendadak jadi buah bibir dan menarik perhatian dunia. Hal itu setelah rumah mode dunia Christian Dior menjadikannya endek Bali bahan pilihan untuk koleksi spring atau summer 2021 pada Paris Fashion Week beberapa waktu lalu.
Dari sembilan motif kain endek Bali yang digunakan Christian Dior, ada satu motif yang paling menonjol yaitu motif bunga gringsing. Bunga itu dikenal sebagai salah satu motif klasik Bali.
Tak tanggung-tanggung, dari sekitar 86 desain koleksi terbaru Christian Dior, sembilan motif di antaranya menggunakan bahan pilihan kain endek Bali. Bagi pecinta kain endek Bali, motif bunga gringsing sudah lama dikenal sebagai motif favorit. Motif ini salah satu paling klasik yang berasal dari daerah Tenganan, Karangasem. Selain klasik, pembuatan motif itu cukup rumit.
Salah seorang perajin kain endek Bali asal Desa Sibang, Abiansemal, Badung, Kadek Antari mengaku sangat bangga karena kain tradisional Indonesia khususnya endek Bali mulai dilirik rumah mode dunia.
Dia menuturkan, sejak dipamerkan di kancah fashion show internasional, kain endek Bali dengan motif bunga gringsing langsung menjadi incaran para kolektor maupun pecinta kain tenun ikat Bali. Untuk satu lembar kain endek Bali bermotif bunga gringsing dijual mulai dari Rp400.000 hingga Rp800.000.