Beredar Brosur Ajakan Unjuk Rasa dan Penjarahan di Bali, Polisi Masih Selidiki

Antara
Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi. (iNews.id/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Sejumlah brosur berisi ajakan menggelar aksi unjuk rasa beredar di beberapa lokasi di Kota Denpasar. Isi ajakan itu mengandung kata-kata provokatif untuk berbuat rusuh dan aksi penjarahan.

Polda Bali beserta jajaran Polresta Denpasar saat ini masih menyelidiki terkait beredarnya brosur tersebut.

"Itu brosurnya sudah kami dapat. Tapi pelakunya belum kami tahu siapa. Masih diselidiki. Kalau sudah tahu kan sudah kami amankan, tapi sampai sekarang masih penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi saat dihubungi di Denpasar, Rabu (21/10/2020) malam.

Sejauh ini belum ada saksi yang bisa diminta keterangan. Sementara terkait dengan pemasangan brosur yang tertempel di sejumlah titik lokasi juga belum diketahui. Dalam brosur tersebut tertulis aliansi Bali Tidak Diam (kelompok gabungan mahasiswa yang menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Itukan kami belum tahu siapa yang memasang. Yang jelas kami selidiki dan fokus menyiapkan pasukan untuk pengamanan unjuk rasa yang dilakukan besok (22/10)," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, 3 WNA Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali

57 tahun lalu

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Gianyar, Diduga WNA Ukraina yang Hilang Diculik

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal