Bendesa Adat di Bali Diingatkan Tak Tersandung Masalah Hukum Penggunaan Dana Desa

Bona Jaya
Dana desa (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.idDPRD Bali meminta para Bendesa Adat penerima dana desa menggunakan dana yang diterima sesuai dengan aturan. DPRD mengingatkan agar tidak ada Bendesa yang tersandung masalah hukum terkait penggunaan dana desa.

“Agar para Bendesa yang menindaklanjuti dalam bentuk program itu tidak menyalahi aturan, sehingga tidak banyak Bendesa yang tersangkut masalah hukum,” kata Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiartha di Kantor DPRD Bali, Selasa (21/1/2020).

Budiartha mengingatkan itu mengingat beberapa kepala desa di Indonesia tersangkut kasus korupsi penggunaan dana desa. Politisi PDI-P ini tak ingin ada Bendesa, yang merupakan pemimpin Desa Adat di Bali tersangkut masalah serupa.

Menurut Budiartha, untuk dana desa, DPRD Bali telah menyetujui pengucuran dana oleh Pemprov Bali sebesar Rp400 miliar yang diperuntukan bagi 1.493 desa adat. Tiap-tiap desa adat mendapat alokasi yang sama dari dana tersebut.

“Masing-masing dapat Rp300 juta,” katanya.

Sementara itu, untuk pencairan dana desa, Pemprov Bali telah melakukan verifikasi. Namun, dari 1.493 desa adat, baru 800 desa yang telah selesai diverifikasi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

6 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

6 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

7 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

8 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal