"Kalau misalnya di atas 38 derajat celsius kami lakukan anamnesis lebih lanjut untuk memastikan apakah 38 derajat itu disebabkan oleh penyakit yang kami curigai atau penyakit biasa,” katanya.
Jika suhu tubuh di atas 38 derajat itu, dicurigai karena penyakit pneumonia, maka orang tersebut akan langsung dikirim ke RSUP Sanglah.
“Tapi kalau itu bukan penyakit yang kami curigai kami akan obati biasa," ujarnya menjelaskan.
Menurut Alit, tak hanya terhadap orang asing yang mesuk ke wilayah Bali saja, pengawasan ketat itu dilakukan. Namun juga terhadap lalu lintas sarana pengangkutan yang datang dari daerah wabah.
"Misalnya ada kapal yang datang dari sana, kami amati dengan cermat. Tapi sejauh ini, di bulan Januari belum ada kapal yang datang dari China," katanya.