3. Disebut meninggal karena berlebihan minum alkohol
Pada Senin 16 Maret 2020, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. I Ketut Sudartana saat itu mengatakan tim dokter belum bisa menentukan penyebab kematian.
Tetapi pihak kepolisian sempat mengeluarkan pernyataan kalau korban meninggal karena berlebihan minum-minuman beralkohol. Pernyataan itu sempat dilontarkan Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan.
4. Dinyatakan positif virus korona
Pada Jumat (20/3/2020) sore, Ketua Satgas Covid-19 Dewa Made Indra mengonfirmasi bahwa ada 3 kasus positif korona baru di Bali. Salah satunya yaitu seorang WNA berusia 72 tahun. Dia tidak merinci identitas WNA tersebut. Namun dia membenarkan pasien tersebut telah meninggal pada 15 Maret 2020.
Sabtu (21/3/2020), pihak RSUP Sanglah Denpasar akhirnya membenarkan bahwa WNA pria yang meninggal di atas motor pada 15 Maret itu positif terinfeksi virus korona.
“Iya, itu yang ditemukan di Jalan Imam Bonjol,” kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr. I Ketut Sudartana.
Jasad pria tersebut saat ini masih berada di RSUP Sanglah Denpasar. Pemprov Bali telah berkoordinasi dengan Konsul Jenderal negara asal WNA tersebut di Bali untuk proses kremasi jenazah.