BADUNG, iNews.id – Ketiga jenazah bocah kakak beradik yang diduga tewas diracun ibu kandungnya dikremasi secara adat dan kepercayaan. Tubuh mereka dibawa ke peristirahatan terakhir pada sebuah setra atau kuburan adat setempat untuk menjalani prosesi mekinsan ring geni atau kremasi.
Pantauan iNews, seusai proses autopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanglah Denpasar, jenazah ketiganya, masing-masing Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6), Made Mas Laksamana Putra Lakis (4), dan Nyoman Kresnadana Putra lakis (2) langsung diantar ke rumah duka di Banjar Sandakan, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.
Kedatangan jenazah ketiga bocah itu disambut dengan isak tangis keluarga dan kerabat yang sudah lama menunggu. Mereka kemudian menurunkan satu per satu jenazah dan membawanya ke dalam ruangan untuk mengikuti ritual sederhana.
Beberapa kerabat bahkan histeris dan nyaris pingsan lantaran tak kuasa menahan sedih. Seusai menjalani ritual dalam rumah duka, ketiga jenazah kemudian dibopong menuju lokasi kremasi. Ratusan warga dan kerabat ikut mengantarkan jenazah dalam prosesi tersebut.
Ritual kembali dilanjutkan di lokasi setra atau kuburan adat setempat dipimpin seorang Kelian Adat Banjar Dinas Sandakan. Setelah itu ketiga jenazah diletakan secara bersampingan di atas tumpukan kayu dan kemudian dibakar. Api pun disulut dan langsung membakar habis ketiga jenazah menjadi debu.