"Tantangannya, tanah di sini kandungan humusnya sulit ditemukan. Jadi bagi kami, itu jadi persoalan untuk bisa mengembalikan kesuburan tanah agar produktif," ucapnya.
Nantinya, hasil tanam tumbuh berupa buah lengkeng dan alpukat di lahan miliknya itu bisa dinikmati bersama-sama oleh masyarakat ketika berkunjung.
"Sebab, lahan kosong ini sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kenapa agrowisata, ya karena itu konsepnya aja," katanya.