"Beberapa hari ini kita dihadapkan dengan kondisi angin kencang menyebabkan beberapa rumah di Desa Air Saga dan Air Ketekok atap rumah terbang dampak angin kencang," ucapnya.
Dirinya mendorong, masyarakat dapat melakukan mitigasi munculnya potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem. Seperti melaksanakan kegiatan gotong royong guna menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.
"Kegiatan gotong royong harus kembali digalakkan terutama dalam menjaga kebersihan drainase. Sebab, drainase yang tersumbat bisa memicu terjadinya bencana banjir saat turun hujan lebat," katanya.