Tumbuhkan Geliat Ekonomi Pascapandemi, Pemkab Beltim Raih Indonesia Smart Nation Award 2022

Rizqa Leony Putri
Kabupaten Belitung Timur berhasil meraih penghargaan The 5th Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2022. (Foto: dok Pemkab Beltim)

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir, turut memporak-porandakan berbagai sektor kehidupan, terutama menjadi pukulan terhadap sektor ekonomi di seluruh penjuru dunia. Sejumlah mekanisme adaptasi dan inovasi cerdas diikhtiarkan guna pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit, termasuk melalui adopsi penggunaan dan pemanfaatan teknologi atau mengubah proses bisnis.

Tepat pada 17 November 2022, Kabupaten Belitung Timur kembali berhasil meraih penghargaan kabupaten/kota yang memiliki inovasi terbaik yang ditujukan untuk pemulihan ekonomi pada gelaran ‘The 5th Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2022' yang digagas oleh Citiasia Center for Smart Nation (CCSN) dengan tema pemulihan pascapandemi (Covid-19).

ISNA 2022 berfokus pada dimensi smart economy dan smart branding daerah, yang menyoroti berbagai sektor dan aspek pariwisata, perbaikan iklim usaha, ekonomi kreatif, pengembangan UMKM, serta adopsi ekonomi digital.

Pada ISNA 2022, Kabupaten Belitung Timur berhasil meraih penghargaan sebagai smart branding kategori kabupaten terbaik. Kabupaten Belitung Timur dianggap berhasil dan sukses melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan melaksanakan beberapa event.

Salah satunya adalah pagelaran Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR), sebagai salah satu Kharisma Event Nusantara 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Gelaran ini juga masuk ke dalam program Indonesiana dan Prioritas Jalur Rempah 2022 Kemendikbudristek.

Pada pelaksanaan JPJR sendiri, Pemerintah Belitung Timur sukses melakukan kolaborasi nyata dari berbagai sektor yang ada, seperti budaya, ekonomi, dan melibatkan lebih dari 50 UMKM yang terlibat dalam pelaksanaannya. Pemkab Beltim pun menerapkan metode cashless berupa pembayaran melalui QRIS yang menghasilkan transakasi perputaran uang sebesar Rp389.450.000 selama pelaksanaannya.

Melalui metode pembayaran cashless QRIS ini memungkinkan terjadinya transaksi ekonomi yang menjadi alternatif tepat bagi masyarakat dalam bertransaksi tanpa perlu bersentuhan di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya itu saja, pelaksanaan JPJR juga menjadi peluang besar bagi daerah dalam mengenalkan potensi kekayaan rempah Belitung Timur kepada masyarakat luas.

Raihan prestasi yang diperoleh ini, tentunya semakin mendorong Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk terus berkomitmen penuh dalam menerapkan konsep smart city yang ditujukan untuk mempermudah proses pembangunan di daerah sebagai upaya mewujudkan Belitung Timur yang bangkit dan berdaya sesuai dengan visinya. 

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPRD Badung Terima Kunjungan Mahasiswa FISIP Universitas Slamet Riyadi

57 tahun lalu

Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

57 tahun lalu

Lestarikan Budaya, Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan Nasional

57 tahun lalu

Layanan kepada Masyarakat Meningkat, Wakil Bupati Sidoarjo Raih PDA 2024  

57 tahun lalu

350 CCTV Terpasang di Bandung, Dapat Pantau Kerumunan dan Kenali Wajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal