"Y dan Erik berteman dan sering minum bersama. Kemungkinan kejadian juga dalam keadaan mabuk. Korban kerap menyebut nama Y saat dibawa ke rumah sakit," ucap Efran.
Hingga kini, korban masih terbaring lemas dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Abu Hanifah Koba Bangka Tengah akibat luka tusukan dan sayatan di tubuhnya.
Diketahui terduga pelaku Y dan korban atas nama Erik merupakan residivis.
Sebelumnya korban ditemukan terkapar bersimbah darah di ruas jalan Desa Penyak Bangka Tengah, Selasa (2/1/2024). Dia merupakan korban penikaman oleh orang tak dikenal.