Restorative Justice, Tersangka Kasus Lalu Lintas di Bangka Barat Bebas dari Tuntutan Hukum

Rizki Ramadhani
Kejaksaan Negeri Bangka Barat menerapkan restorative justice dalam kasus kecelakaan lalu lintas. (Foto: iNews/Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat menerapkan restorative justice dalam kasus kecelakaan lalu lintas. Tersangka dalam kasus itu dibebaskan dari segala tuntutan hukum.

"Kami Kejari Bangka Barat menjalankan perintah Kejaksaan Agung," kata Kepala Kejari Bangka Barat Helena Octavianne, Jumat (14/1/2022).

Tersangka adalah laki-laki inisial J (26). Dia mengajukan restorative justice dan mendapat persetujuan dari Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung.

Pada 5 Januari 2022, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka Barat menjadi fasilitator J yang menjadi tersangka karena dijerat Pasal 310 ayat 3 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). 

Dalam proses selanjutnya, tersangka dan korban akhirnya berdamai. Perdamaian itu tercapai tanpa syarat apa pun dari korban.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Sopir Truk jadi Tersangka Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu

4 hari lalu

Heboh Surat Kejagung Setop Kumpulkan Data MBG, Kejati Jateng: Kami Cek Dulu

4 hari lalu

Kasus Asap Sampah Berakhir Damai, 2 Lansia di Blora Belum Diputus Bebas

4 hari lalu

Kecelakaan Maut di Lampung Timur, 2 Pemotor Tewas Terlindas Truk

7 hari lalu

Hindari Tronton, Truk Trailer Tabrak Pembatas Jalan hingga Melintang di Pantura Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal