Dia menuturkan untuk peran masing-masing pelaku ini, mereka sama-sama mengeroyok korban A (17).
"Ada dengan tangan kosong dan ada yang membenturkan korban ke tembok di tempat kejadian perkara (TKP)," tuturnya.
Ogan menjelaskan, aksi pengeroyokan tersebut dipicu masalah asmara. "Jadi salah satu tersangka ada yang melihat korban itu jalan sama mantan pacarnya ADL (tersangka). Lalu dia mengumpulkan teman-temanya untuk mengeroyok korban," ucapnya.
Tindak pidana penganiayaan terhadap seorang remaja ini terjadi pada Rabu (14/6/2023) petang. Akibatnya, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat.