Penggunaan Alat Tangkap Trawl Marak, Pemprov Babel Perbanyak Pos Pengawasan

Antara
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan (kiri) didampingi kepala DKP Provinsi Kepulauan Babel saat rakor pencegahan penggunaan trawl di Pangkalpinang, Rabu (21/10/2020). (Foto: Antara)

PANGKALPINANG, iNews.id - Penggunaan trawl di wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung (Babel), makin marak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel akan memperbanyak pos pengawas penanganan trawl untuk mengoptimalkan pengawasan pengunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan.

Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, berdasarkan laporan dan pengaduan masyarakat nelayan, saat ini penggunaan trawl makin marak yang merugikan nelayan tradisional dan lingkungan laut.

"Kami harus bertindak cepat untuk mengantisipasi dan menekan pengunaan alat tangkap ikan trawl ini yang mengalami peningkatan," kata Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Rabu (21/10/2020).

Erzaldi mengatakan, Pemprov Kepulauan Babel akan membangun tiga pos pengawasan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan di Sadai, Belitung dan Belitung Timur agar pengawasan ini menjadi lebih efektif dan efisien.

"Saat ini, kami hanya memiliki satu pos pengawasan di TPI Batu Rusa. Akibatnya pengawasan dan penindakan kepada nelayan yang menggunakan trawl serta pelanggaran-pelanggaran lainnya kurang optimal," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal