Komplotan Perampok Balok Timah Senilai Rp7 Miliar di Bangka Ditangkap Kurang dari 24 Jam

iNews TV
Polres Bangka saat ekspose komplotan perampok 538 balok timah senilai Rp7 miliar milik PT PMP. (Foto: iNews TV/MUHAMAD MAULANA)

BANGKA, iNews.id - Polisi menangkap 10 orang komplotan perampok ratusan balok timah senilai Rp7 miliar milik smelter PT Panca Mega Persada (PMP) di Lingkungan Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Para pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah laporan diterima polisi.

Lima pelaku diringkus saat berada di ruang tunggu Pelabuhan Muntok, Bangka Barat. Mereka diduga hendak melarikan diri ke Palembang menggunakan kapal ferry.

Sementara lima pelaku lainnya berhasil diamankan tim gabungan di lokasi berbeda, mulai dari rumah pelaku hingga di jalan raya. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Jatanras Polda Bangka Belitung, Tim Buser Polres Bangka, Sat Intelkam Polres Bangka dan Polsek Muntok.

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra mengatakan seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan polisi.

"Kami amankan barang bukti dan tersangka," ujarnya, Senin (18/5/2026).

Menurut Kapolres, hingga kini sudah ada 10 pelaku yang berhasil ditangkap dan penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Mahasiswi Unpad Ditodong Perampok, Dilindas Sepeda Motor

57 tahun lalu

2 Perampok Gasak Uang Rp100 Juta dari Dalam Mobil yang Bannya Kempes di Bekasi

57 tahun lalu

4 Perampok Bersenpi Modus Kurir Paket di Samarinda Ditangkap, Gasak Uang Rp16 Juta

57 tahun lalu

Perampok Berpakaian Ninja Satroni Rumah Mewah di Makassar, ART Nyaris Diperkosa

57 tahun lalu

Perampok Bersenpi di Parkiran Masjid Langkat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal