"Saya berharap, para OPM bisa sadar dan dapat kembali ke NKRI, sehingga tidak ada terjadi korban jiwa lagi, Tuppal-Tuppal lain lagi, terutama dari TNI," katanya berharap.
Sosok Tuppal dikenal baik oleh warga tempatnya tinggal. Ketua RT setempat, Ubaidillah mengaku prihatin atas meninggalnya korban yang merupakan salah seorang warganya.
"Orangnya baik, perhatian. Kalau pulang dinas selalu bergaul dengan warga," imbuhnya.
Pratu Tuppal Halomoan Barasa menjadi satu di antara tiga prajurit yang gugur dalam kontak senjata antara TNI dan KKB di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022) pagi.