Dia menjelaskan, sebelum terjadi lakalantas seorang saksi bernama Juhir sedang duduk di halaman rumahnya dan melihat kecelakaan di depan rumahnya tersebut.
"Namun setelah terjadi kecelakaan, mobil bus warna abu-abu ini tidak berhenti mau pun menolong korban pengendara dan penumpang sepeda motor tersebut," ujarnya.
Kemudian saksi mengejar bus yang terlibat kecelakaan itu. Setelah berhasil dihentikan terjadi perdebatan antara saksi dengan pengendara bus.
"Namun akhirnya saksi meminta SIM pengendara bus itu sebagai bukti," tuturnya.
Kemudian pengendara bus tetap melanjutkan perjalanan menuju ke Pangkalpinang untuk mengantar penumpangnya.
"Sedangkan kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat," katanya.