"Salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan adalah melalui pendidikan dan pelatihan yang baik bagi kaum perempuan. Sekuntum Melati yang kami gagas bersama merupakan lembaga pendidikan pertama khusus perempuan di Bangka Belitung," ucapnya.
Menurutnya, dengan memberikan hak pendidikan dan pelatihan kepada kaum perempuan maka, pemberdayaan perempuan melalui sekolah yang diluncurkan pada 20 Februari lalu dapat dimaksimalkan. Sehingga mampu menciptakan kemandirian terhadap ekonomi keluarga dan tentunya berdampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan bangsa.
"Ini merupakan salah satu komitmen dan upaya kami untuk menjadikan perempuan-perempuan Bangka Belitung semakin berdaya, terutama membangun ekonomi keluarga," ujarnya.
Sebagai sekolah pendidikan bagi kaum perempuan, konsep, kurikulum, dan metode pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Sekuntum Melati berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya, disesuaikan dengan kebutuhan perempuan sebagai ibu-ibu yang memiliki bermacam potensi.
"Dengan tekad dan semangat untuk memberikan dukungan kepada perempuan-perempuan Bangka Belitung dalam meningkatkan kompetensinya, hambatan internal maupun eksternal dapat dilalui. Sehingga ke depannya sekolah perempuan ini harus tetap eksis dan jumlah pesertanya semakin banyak,” katanya.