"Ya, Satgas Covid-19 rutin melakukan pemantauan, apalagi di SMPN 1 Koba kami punya 22 rombongan kelas dengan 728 murid. PTM ini akan terus dievaluasi setiap minggunya, jika semakin banyak kasus maka bisa dikurangi persentase PTM itu," ujarnya.
Kurikulum darurat di masa pandemi ini, kata dia, untuk sarana prasarananya sudah disiapkan secara maksimal dan persentase tenaga pengajar di SMPN 1 Koba yang terpapar Covid-19 tergolong rendah.
"Kurikulum darurat di masa pandemi ini untuk sarana prasarana insyaallah sudah maksimal, tinggal guru dan siswa untuk disiplin kesehatan," katanya.