Sultanah Nahrasiyah, Sosok Perempuan Penguasa Islam Pertama di Asia Tenggara

Avirista Midaada
Lukisan Sultanah Nahrasiyah, pemimpin Kerajaan Samudera Pasai. (Foto: Ist)

Pada tahun 1412 dia kembali ke Samudera Pasai. Setibanya di kerajaan, putra raja terdahulu yang sudah menginjak dewasa berhasil membunuh ayah tirinya yaitu Panglima Laot. 

Sultanah Nahrasiyah wafat pada 17 Dzulhijjah 831 H atau 1428 M. Pada makamnya terukir surat Yasin dengan kaligrafi indah dan ayat kursi yang termaktub dalam surat Al-Baqarah. 

Di nisannya juga terdapat petikan kitab suci Al-Quran ayat 18 dan 19 Surat Ali Imran. 

Sayangnya tak ada catatan sejarah dan sepak terjang pemerintahan Sultanah Nahrasiyah saat memimpin Kerajaan Samudera Pasai. Namun yang patut dicatat, Sultanah Nahrasiyah telah menggoreskan konsep keseteraan gender sejak lahirnya kerajaan Islam pertama di nusantara.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kerajaan Islam di Aceh, Ternyata Tak Hanya Samudera Pasai

57 tahun lalu

Sultanah Nahrasiyah, Perempuan Islam Pertama yang Berkuasa di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal