Sultanah Nahrasiyah, Sosok Perempuan Penguasa Islam Pertama di Asia Tenggara

Avirista Midaada
Lukisan Sultanah Nahrasiyah, pemimpin Kerajaan Samudera Pasai. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ratu Sultanah Nahrasiyah mungkin masih asing bagi orang awam. Dia tak sementereng penguasa kerajaan lain seperti Airlangga, Jayabaya, Hayam Wuruk, hingga Raden Patah. 

Namun, Ratu Sultanah Nahrasiyah begitu istimewa dalam sejarah pergerakan pemimpin perempuan di Nusantara. Dia merupakan penguasa Kesultanan Samudera Pasai yang naik tahta menggantikan ayahnya. Versi lain menyatakan bahwa Nahrasiyah merupakan istri raja yang meninggal. 

Sebelum Sultanah Nahrasiyah bertahta, Kerajaan Samudera Pasai dipimpin oleh Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir. Dia adalah ayah kandung Sultanah Nahrasiyah. 

Namun sebagaimana dikisahkan pada buku "Perempuan-Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" dari Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, ayahnya itu tewas dibunuh Raja Nakur. 

Catatan Ying Yai Sheng Lan menguatkan adanya pemimpin perempuan muslim pertama di Nusantara. Disebutkan bahwa Raja Samudera Pasai yang diserang oleh Raja Nakur tewas setelah terkena panah beracun. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Kerajaan Islam di Aceh, Ternyata Tak Hanya Samudera Pasai

57 tahun lalu

Sultanah Nahrasiyah, Perempuan Islam Pertama yang Berkuasa di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal