Sultanah Nahrasiyah, Perempuan Islam Pertama yang Berkuasa di Asia Tenggara

Avirista Midaada
Sultanah Nahrasiyah, perempuan Islam pertama yang berkuasa di Asia Tenggara (Hanataturi/Wikipedia)

Pada tahun 1412, dia kembali ke Samudera Pasai, setibanya di kerajaan putra raja terdahulu yang sudah menginjak dewasa berhasil membunuh ayah tirinya yaitu Panglima Laot. 

Sosok Sultanah Nahrasiyah wafat pada 17 Dzulhijjah 831 H atau 1428 M. Pada makamnya terukir surat Yasin dengan kaligrafi indah dan ayat kursi yang termaktub dalam surat Al-Baqarah. Selain itu, di nisannya terdapat petikan kitab suci Al-Quran ayat 18 dan 19 Surat Ali Imran. 

Namun sayang selama memerintah di Samudera Pasai, tak ada catatan sejarah dan bagaimana sepak terjang pemerintahan Sultanah Nahrasiyah ini. Tetapi bagaimana pun sudah menggoreskan konsep keseteraan gender sejak lahirnya kerajaan Islam pertama di nusantara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pengkhianatan Gajah Mada ke Sumpahnya Sendiri ketika Serang Kesultanan Samudra Pasai

57 tahun lalu

Deretan Kerajaan Islam di Indonesia

57 tahun lalu

Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara yang Kuasai Perdagangan Internasional

57 tahun lalu

Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

57 tahun lalu

Sultanah Nahrasiyah, Sosok Perempuan Penguasa Islam Pertama di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal