Puasa Sunnah yang Dilaksanakan 6 Hari setelah Idul Fitri, Ini Waktu dan Niatnya

Rilo Pambudi
Puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah Idul Fitri (Foto: Freepik)

Jika malam harinya tak berniat, tapi mendadak di pagi atau siang hari ingin mengamalkan puasa Syawal, maka diperbolehkan baginya berniat sejak kita berkehendak puasa sunnah saat itu juga. Hal ini dengan catatan asalkan kita belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Niat puasa sunnah tersebut cukup digetarkan di dalam hati bahwa kita bersengaja akan menunaikan puasa sunah Syawal. Tanpa mengucapkan niat secara lisan, puasa tersebut tetap dianggap sah.

Tetapi untuk memantapkan, ulama mengajarkan niat yang dapat dilafalkan sebagai berikut:  

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى  

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Taala.  

Untuk niat siang hari dengan kalimat berikut ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى  

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal