MALANG, iNews.id - Perdebatan soal wayang di internal wali songo menjadikan Sunan Kalijaga mengubah bentuknya. Wayang dicetuskan Sunan Kalijaga saat akan meresmikan Masjid Agung Demak.
Wayang menjadi salah satu hiburan bagi rakyat yang mayoritas masih memeluk agama Hindu dan Buddha. Tetapi Sunan Giri dan Sunan Ampel mempertanyakan ide Sunan Kalijaga tersebut. Sebab wayang kulit bentuknya amat menyerupai manusia dan hewan.
Hal itu yang disebut Sunan Giri tak boleh dan haram dipertunjukkan karena menyerupai makhluk hidup. Lantas Sunan Kalijaga sebagaimana dikutip dari buku "Sunan Giri" dari tulisan Umar Hasyim mengusulkan pada sidang dan rapat bersama wali songo mengubah bentuk wayang untuk dipentaskan di peresmian Masjid Agung Demak.
Sunan Kalijaga lantas mengubah bentuk wayang yang menyerupai makhluk hidup, menjadi wujud yang tidak mirip manusia lagi. Bahkan jika dilihat wujudnya jauh dari menyerupai bentuk manusia. Tentunya dengan perubahan wujud wayang yang sedemikian rupa ini agar tidak haram lagi.
Para wali pun konon masih terdiam saja karena memang disengaja oleh Sunan Kalijaga. Para wali tidak akan diberi kesempatan untuk berbicara sebelum Sunan Kalijaga selesai di dalam memberi penjelasan tentang pendiriannya.