“Tadi mereka meminta tiga hal, pertama arus listrik segara diaktifkan kembali agar memudahkan mereka melaksanakan ibadah salat tarawih, kedua pelaku penarikan dispenser dipindahkan, dan ketiga kunjungan tamu bisa segera normal,” kata Budiman didampingi Kapolresta Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar dan Kodim 0102/Pidie Letnan Kolonel ARM Wagino.
Budiman juga mengaku, saat ini Rutan Negara Kelas IIB Sigli melebihi kapasitas maksimal yakni, 466 orang dari seharusnya hanya 120 orang.
BPBD Pidie, Provinsi Aceh sebelumnya menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api yang melalap rutan tersebut dari pukul 11.30 WIB. Pada pukul 14.40 WIB, tampak api yang membakar rutan sudah padam total.
Sejumlah personel polisi dilengkapi senjata laras panjang serta perisai dan pentungan hingga kini masih siaga satu di lokasi guna mengamankan area rutan.
“Hanya satu orang yang dievakuasi dan yang lainnya masih di dalam rutan,” kata Kapolresta Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar.