Selain itu, karena harga pakan ayam dan harga transportasi pengiriman telur yang mahal. Memang pada umumnya, telur ayam ras yang beredar di Aceh berasal dari luar Aceh, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Jadi disebutkan kenaikan harga ini karena banyak permintaan, banyak kebutuhan untuk bantuan sosial, kemudian mahal biaya transportasi, mahal harga pakan sehingga berdampak juga pada harga telur,” katanya.
Tak hanya telur ayam ras, persediaan bahan pokok lain juga masih tercukupi di pasaran, seperti kebutuhan harian bawang merah di Aceh 111 ton, sedangkan persediaan 122 ton.
Kemudian, kebutuhan cabai merah besar sebanyak 134 ton, sedangkan persediaan 184 ton, kebutuhan minyak goreng curah 231 ton, sedangkan kebutuhan 254 ton, kebutuhan gula pasir 218 ton dan ketersediaan 240 ton.