Demo Ricuh, Massa Kecewa dengan Pernyataan Ketua Mahkamah Syariah Kutacane Aceh Tenggara

Medi Arjuna
Demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Sepuluh Pemuda di depan Gedung Mahkamah Syariah Kutacane, Aceh Tenggara berujung ricuh, Rabu (2/7/2025). (Foto: Medi Arjuna).

ACEH TENGGARA, iNews.id - Demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Sepuluh Pemuda di depan Gedung Mahkamah Syariah Kutacane, Aceh Tenggara berujung ricuh, Rabu (2/7/2025). Massa yang didampingi ibu korban menuntut agar hakim segera menjatuhkan vonis terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap tiga anak tirinya yang masih di bawah umur.

Ketegangan memuncak ketika Ketua Mahkamah Syariah, T. Swandi, mendatangi massa dengan pernyataan yang dinilai menantang. Dia meminta para pedemo memahami tahapan proses persidangan yang masih berjalan. Pernyataan itu memicu emosi pedemo hingga saling dorong dengan aparat.

Koordinator Aliansi Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah mengecam sikap Ketua Mahkamah yang dinilai arogan. "Argumen yang disampaikan seolah menunjukkan dia sudah tahu hasil vonis. Ini mengarah pada dugaan intervensi terhadap hakim," ujar Dahrinsyah.

Menanggapi tuntutan massa, Ketua Mahkamah Syariah Kutacane, T. Swandi mengatakan, penundaan pembacaan putusan disebabkan oleh kurangnya alat bukti dari jaksa penuntut umum (JPU). Dia menegaskan bahwa perkara tersebut ditangani oleh satu hakim tunggal.

Ibu korban, Tawar Hati mengungkapkan, pelecehan oleh suaminya telah berlangsung selama bertahun-tahun. “Anak-anak saya diancam akan dibunuh jika memberi tahu saya,” katanya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ricuh Ribuan Pencari Kerja di Job Fair di Bekasi, Diwarnai Baku Hantam

57 tahun lalu

Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas

57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal