Bubur Asyura, Sejarah dan Tradisi Hidangan Khas Perayaan 10 Muharram

Kastolani Marzuki
Antara
Gotong-royong membuat bubur Asyura saat menyambut Bulan Muharram Tahun Baru Islam. (Foto: Antara)

Salah satu daerah yang masih menjaga tradisi pembuatan Bubur Asyura yakni di Kalimantan Selatan. 

Kepala Biro Kesra Pemprov Kalsel, Ahmad Solhan mengatakan, tradisi ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 H, sekaligus ajang silaturahmi Gubernur dengan karyawan/karyawati lingkup Pemprov Kalsel.

"Sekitar 3.000 porsi bubur yang kita bagikan. Selain untuk karyawan SKPD, juga akan kita bagikan pada masyarakat sekitar perkantoran provinsi," ujarnya.

Diketahui, pembuatan bubur tersebut menghabiskan sebanyak tiga blek beras, atau setara dengan 60 liter. Bubur yang konon terdiri atas 41 bahan tersebut telah dimasak sejak pukul 03.00 dini hari.

Wallahu A'lam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

57 tahun lalu

Asal-usul dan Sejarah Gunung Lewotobi Laki-Laki, Fenomena Alam Menakjubkan di Flores

57 tahun lalu

Sejarah dan Asal Usul Bobotoh, Suporter Fanatik Persib Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal