Tarif Pesawat Mahal, PO SAN Catat Jumlah Penumpang Bus Naik 10 Persen 

Dani M Dahwilani
Mahalnya tiket pesawat turut mendorong peningkatan jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP).  (Foto: PO SAN)

Wakil Direktur PO SAN, Kurnia Lesari Adnan (Sari) menambahkan untuk mendorong animo masyarakat menggunakan angkutan bus pada libur Natal dan Tahun Baru, PO SAN tidak menaikkan harga tiket. "Semua tiket untuk semua jurusan dijual dengan harga normal," ujarnya. 

Dia menyebutkan penumpang menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan PO bus. Penumpang yang puas dengan layanan akan menggunakan jasa layanan kembali. Bahkan, tanpa diminta pun mereka ikut mempromosikan kepada orang-orang sekitar.

Subsidi Solar Terbatas

Di sisi lain, Sani menjelaskan ada banyak kendala sepanjang 2024. Salah satunya subsidi BBM solar yang terbatas dan ketersediaan solar di lapangan. 

“Dengan kerja keras kami dalam mengatasinya, persoalan itu untuk sementara masih bisa kami tanggulangi. Ke depan, kami tetap berharap pemerintah menaikkan pembatasan kuota solar yang hanya 200 liter per hari. Sebab, kuota tersebut tidak mencukupi kebutuhan operasional kami sehari-hari untuk perjalanan yang memiliki trayek panjang,” kata Sani.

Diketahui, PO SAN saat ini memiliki lebih dari 90 unit bus dengan berbagai rute Sumatera dan Jawa. Bus tersebut antara lain melayani rute Sumatera-Jawa dengan berbagai tujuan kota. 

Salah satu yang paling populer adalah Bengkulu-Jakarta PP dan Bengkulu-Bandung PP. Selain tu, PO SAN ini juga melayani perjalanan ke beberapa kota di Sumatera dan Jawa, seperti Pasir Pangaraian ke Blitar PP, Solo ke Pekanbaru PP, Solo ke Dumai PP, Bengkulu ke Solo PP dan Bengkulu ke Ponorogo PP.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Sejumlah Penumpang Bus di Terminal Pulogebang Mudik Lebih Awal, Hindari Macet

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal