Pemerintah Minta Transportasi Umum mulai Beralih ke Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta transportasi umum di seluruh wilayah Indonesia berbasis listrik. (Foto: Instagram Transjakarta)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus berusaha mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan. Tapi, transportasi umum yang beredar di Indonesia saat ini masih menggunakan mesin konvensional yang mengeluarkan emisi tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto meminta transportasi umum di seluruh wilayah Indonesia berbasis listrik. Menurutnya, Jakarta menjadi contoh saat menggunakan bus listrik untuk armada Transjakarta.

"Memang kalau kita lihat bus (listrik) di Jakarta lebih progresif dibandingkan daerah lain. Tentu saya berharap daerah lain juga bisa segera mengikuti agar penggunaan transportasi massal beralih ke berbasis listrik," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Di sisi lain, Airlangga memahami sulit menerapkan hal tersebut di seluruh wilayah Indonesia karena kesiapan infrastukturnya. Sebab itu, perlu investasi besar demi menuju lingkungan yang lebih bersih dengan kendaraan listrik.

"Daerah kalau dengan insentif fiskal bisa jalan, tapi kalau dilepas sulit. Transisi ini perlu investasi, sementara di beberapa daerah tidak biasa investasi. Mereka biasanya biaya operasional. Makanya kita perlu investasi hijau baru," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal