Ada Subsidi Rp7 Juta, Aismoli Ungkap Penyebab Penjualan Motor Listrik Masih Rendah

Muhamad Fadli Ramadan
Penjualan motor listrik masih terbilang rendah setelah diberikan subsidi Rp7 juta. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id– Pemerintah Indonesia mendorong penggunaan motor listrik dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan, salah satunya memberikan subsidi Rp7 juta. Tapi, itu belum cukup untuk menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional.

Target pemerintah tahun ini adalah menjual 200.000 unit motor listrik dengan subsidi Rp7 juta, yang syaratnya harus diproduksi lokal dan memiliki nilai TKDN 40 persen. Selain itu, pemerintah juga memudahkan syarat bagi pembeli, di mana satu NIK KTP untuk satu unit motor listrik.

Ketua Umum Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, ada beberapa kendala penerimaan motor listrik belum mencapai target. Salah satunya adalah rencana setiap produsen dalam memasarkan produknya.

Tapi, Budi menegaskan sampai saat ini sudah ada 15 ribu unit motor listrik yang terdaftar menjadi hal yang positif. Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski masih jauh dari targer pemerintah.

“Kalau 200.000 unit mungkin tidak tercapai (di akhir tahun) ya. Tetapi di bulan November ini sudah mencapai 15.000 unit. Mungkin sampai akhir tahun, bisa sampai 25 ribu (motor listrik) mudah-mudahan sih,” kata Budi di Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Lanjut Tahun Ini, Sasar 6 Juta Unit

Motor
2 hari lalu

Penjualan Motor Listrik Anjlok, Target Elektrifikasi Dihadapkan Tantangan Baru

Nasional
3 hari lalu

Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk

Motor
9 hari lalu

Jarak Tempuh Tembus 150 Km, Intip Kapasitas Baterai Motor Listrik Yadea Osta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal