“Setelah menang di Jerez, 'tidak menang' pada balapan kali ini tidak terlalu menyakitkan. Tapi jelas bahwa kami kehilangan kesempatan besar. Kami mengawali dengan baik, tetapi mungkin saya terlalu memaksakan diri dan terjatuh. Bendera merah membantu saya dan kami meninggalkan Silverstone dengan dua poin lebih sedikit, tetapi dengan percaya diri setelah balapan yang bagus,” ujar Alex Marquez.
Rommy Averdy Saat, market development manager PT EMLI, memuji kesiapan teknis para pembalap Gresini. Menurutnya, koordinasi tim dalam menyiapkan motor memberikan kontribusi besar pada hasil kompetitif di Silverstone.
“Suatu kebanggaan bagi kami melihat Alex Marquez kembali meraih podium kemenangan di sesi Sprint Race. Keuntungan bagi Alex setelah melakukan start ulang karena berkibarnya Red Flag, membuka peluang untuk menambah poin penting dalam persaingan titel Juara Dunia MotoGP 2025," ujarnya, dalam keterangan pers Selasa (27/5/2025).
"Fermin Aldeguer juga makin nyaman menunjukkan potensinya sebagai pembalap muda dengan konsisten bertarung di posisi 10 besar. Musim 2025 masih panjang, dukungan dan harapan dari kami kepada Alex dan Fermin adalah bisa kembali meraih podium ganda dan meraih gelar juara dunia,” katanya.
Meski tampil menjanjikan, Fermin Aldeguer menyayangkan kesalahan kecil yang membuatnya gagal meraih posisi lebih tinggi. Meski demikian, performa motor dan ritme balapnya sudah berada di jalur yang benar.