Di sisi lain, masifnya inovasi kendaraan listrik (EV) turut mengubah peta persaingan. Kehadiran merek-merek baru, khususnya dari China yang mulai melakukan perakitan lokal, memberi warna baru dalam industri otomotif Tanah Air.
Namun, kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih justru membuat industri pembiayaan atau multifinance semakin agresif. Perusahaan pembiayaan mulai tancap gas menghadirkan berbagai program untuk menjaga penyaluran kredit tetap tumbuh.
Langkah ini dilakukan guna mengimbangi penurunan transaksi tunai dan mendorong masyarakat tetap bisa memiliki kendaraan melalui skema kredit yang lebih fleksibel. Kolaborasi antara agen pemegang merek (APM) dan perusahaan pembiayaan diharapkan menjadi solusi untuk menggairahkan pasar di awal tahun.
Salah satu yang bergerak aktif adalah Astra Credit Companies (ACC). Perusahaan pembiayaan otomotif tersebut menggelar pameran bertajuk ACC Carnival dinsejumlah daerah. Terbaru di Yogyakarta pada 14-15 Februari 2026.
Event ini dibuka oleh Branch Manager ACC Yogyakarta Mantias Setyaji bersama perwakilan diler dari Toyota Nasmoco, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu Yogyakarta. Sejumlah merek meramaikan event, yaitu Toyota, Daihatsu, Isuzu, Honda, BYD, Hyundai, Wuling, dan Chery. Termasuk pilihan mobil bekas melalui Setir Kanan serta dukungan asuransi kendaraan.