Produksi Motor Berkurang, Harley-Davidson Pangkas 140 Pekerja di AS

Dani M Dahwilani
Harley-Davidson menyatakan akan memangkas sekitar 140 pekerja di Amerika Serikat (AS) terkait keputusan perusahaan menyesuaikan volume produksi. (Foto: The Naetional)

Penjualan ritel pada kuartal pertama, perusahaan berbasis di Milwaukee ini turun 16 persen dibandingkan setahun lalu. Ini akibat lockdown pandemi yang memaksa sekitar setengah dealer menutup sementara toko mereka.

Kini, dengan pelonggaran memungkinkan dealer buka kembali. Tetapi penjualan ritel diperkirakan turun sekitar 40 persen pada kuartal saat ini.

Sebagai tanggapan atas situasi ini, Harley berusaha menghemat dana dan memangkas biaya dengan mengontrol pengeluaran, menghentikan perekrutan, pengurangan gaji serta menghilangkan kenaikan pangkat bagi karyawan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harley-Davidson Jadi Rebutan Lelang Aset Negara di BPA Fair 2026

57 tahun lalu

Kejagung Raup Rp997 Miliar dari Hasil Lelang Aset Sitaan, Moge Harley Jadi Primadona

57 tahun lalu

Nyaris Rp1 Miliar! Harley-Davidson Hydra-Glide Revival Jadi Rebutan Kolektor di IIMS 2026

57 tahun lalu

Harley-Davidson Ungkap 7 Motor Baru Model 2026, Ini Deretannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal