Ekspor terurai atau completely knocked down (CKD) juga mengalami penurunan. Sebanyak 647.426 unit motor CKD dikirim keluar pada April 2025. Turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 662.285 unit. Total ekspor CKD asal Indonesia sepanjang Januari-April mencapai 2.724.596 unit.
Data yang dirilis AISI saat ini tidak memperlihatkan segmen mana yang paling laris di Indonesia, begitu juga dengan permintaan ekspor. Tapi, pasar Indonesia saat ini dipenuhi oleh segmen matic karena kepraktisan yang ditawarkan. Pasar ekspor juga lebih menyukai motor-motor matic buatan Indonesia, meski peminat motor bebek juga cukup besar.
Diketahui, penjualan sepeda motor pada 2024 tembus 6.333.310 unit di tengah isu ekonomi yang sulit. Ini membuat AISI percaya diri pada 2025 penjualan sepeda motor di Indonesia tembus di angka 6,7 juta unit.
Namun, melihat tren penjualan yang terus menurun apakah penjualan motor di Indonesia dapat mencapai target atau malah anjlok? Menarik untuk disimak.