Pemerintah Godok Regulasi Motor Konversi Sewa Baterai Gratis, Kok Bisa?

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi motor listrik konversi. (Foto: Istimewa)

"Jika metode swap baterai dengan sistem penyewaan ini diterapkan, maka masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk konversi motor listrik ini. Malah nol jadinya, karena baterainya sewa saja," ujar Inten.

Apabila terealisasi, Sripeni Inten berharap masyarakat lebih tertarik untuk melakukan konversi. Mengingat saat ini baru ada 5.659 orang hang mendaftar konversi motor untuk mendapatkan subsidi Rp7 juta.

Seperti diketahui, pemerintah saat ini memberlakukan kebijakan subsidi Rp7 juta untuk motor konversi tanoa syarat. Tahun ini, pemerintah menetapkan kuota 50 ribu unit konversi, dan jumlah yang terealisasikan baru 100 unit.

"Ini tinggal menerbitkan perubahan di Menteri ESDM saja. Sudah proses. Kami ngejar tahun ini 50 ribu, tinggal sedikit (waktu tersisa)," ucapnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Andri Mulyono Mark Up Pengadaan Motor Listrik BGN, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Terungkap! Andri Mulyono Bersekongkol dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN

57 tahun lalu

Breaking News: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Berperan Penyedia Motor Listrik

57 tahun lalu

Kejar Daya Tempuh Jauh, Pabrikan Otomotif Berlomba Kembangkan Motor Listrik Pintar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal