Aturan Emisi Diperketat, Honda Terpaksa Suntik Mati Motor Bebek Terlaris

Muhamad Fadli Ramadan
Aturan emaisi diperketat, Honda akan menyuntik mati motor bebek terlaris di dunia Super Cub 50 pada tahun depan. (Foto: Honda)

Seperti diketahui, Honda dikenal sebagai pemasok utama motor berkapasitas mesin kecil di dunia. Bahkan, pangsa pasar mereka di segmen tersebut masih berada di atas 80 persen. Tapi, regulasi ketat soal emisi membuat mereka harus menghentikan produksi Super Cub 50.

Pemerintah Jepang memberlakukan undang-undang emisi baru. Di mana memaksa produsen menjual motor mesin kecil dari 200.000-300.000 yen (Rp20,5 juta - Rp30,8 juta) ke harga yang sama seperti motor-motor bebek bermesin 125 cc atau lebih.

Alasan tersebut membuat Honda merasa Super Cub 50 akan sulit bersaing di pasar. Padahal motor bebek legendaris ini sudah terjual lebih dari 110 juta unit sejak diperkenalkan, menjadikannya motor terlaris di dunia.

Honda Jepang saat ini menjual berbagai moped di bawah 50 cc, termasuk Super Cub, Cross Cub, skuter Benly, dan CRF50F yang berorientasi pada motorsport junior. Namun, ini bukanlah akhir dari Super Cub, karena varian berkapasitas lebih besar, seperti C125, kemungkinan besar akan tetap ditawarkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
All Sport
2 hari lalu

Marc Marquez Bahagia di Ducati, Peluang Comeback ke Honda Tipis

Mobil
1 bulan lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Motor
1 bulan lalu

Semprotkan Warna Baru, Honda Luncurkan Stylo 160 Varian Spesial

Mobil
1 bulan lalu

Honda Rombak Direksi, Masanao Kataoka Ditunjuk sebagai Presiden Direktur di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal