Dapur pacunya dibekali 1 silinder berkapasitas 125 cc, air cooled, 4 stroke, SOHC, fuel injection. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga 7,0 kW pada 8.000 rpm dan torsi puncak 9,6 Nm pada 5.500 rpm.
Sesuai brosur, konsumsi bahan bakar Yamaha Mio M3 berkisar 50 km/liter, dan bisa lebih irit apabila fitus SSS (Stop Start System) dihidupkan. Fitur ini dapat mematikan mesin secara otomatis setelah berhenti lebih dari 3 detik, dan hanya perlu memutar gas untuk menghidupkan mesin kembali.
3. Honda BeAT CBS (Rp18.050.000)
Honda BeAT CBS merupakan varian terendah dari keluarga BeAT. Pasalnya, tak banyak ornamen dan fitur yang terpasang pada tipe ini. Untuk itu, Honda membanderol versi ini dengan harga Rp18 juta on the road (OTR) Jakarta.
Meski berstatus varian terendah, tapi seluruh komponen yang terpasang pada skuter matic satu ini sama dengan lainnya. Rangkanya menggunakan model Tulang Punggung – eSAF (enhance Smart Architechture Frame).
Untuk mesinnya, dibekali 1 silinder berkapasitas 109,5 cc, 4 Stroke, SOHC, eSP, injeksi PGM-FI. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga 9,0 PS pada putaran mesin 7.500 rpm dan torsi puncak 9,3 Nm pada 5.500 rpm.