Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

Dani M Dahwilani
BYD tengah membuka peluang terlibat dalam ajang balap bergengsi Formula 1 (F1) menyusul perubahan regulasi besar yang akan berlaku mulai 2026. (Foto: BYD)

Dari sisi bisnis, BYD masih menjadi salah satu produsen kendaraan listrik terbesar secara global. Pada 2025, perusahaan mencatat penjualan sekitar 4,6 juta unit kendaraan.

Namun, performa tersebut juga mengalami dinamika. Pada kuartal pertama 2026, BYD membukukan pengiriman 688.939 unit, turun sekitar 30,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain menjajaki peluang di Formula 1, BYD juga terus memperluas lini kendaraan performa tinggi. Salah satunya melalui pengembangan supercar konsep Formula X yang direncanakan mulai diproduksi pada 2027 sebagai etalase teknologi mereka.

Hingga saat ini, langkah BYD menuju Formula 1 masih berada pada tahap evaluasi. Perusahaan masih mengkaji apakah regulasi hybrid 2026 benar-benar sejalan dengan strategi jangka panjang mereka dalam elektrifikasi dan pengembangan performa kendaraan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
All Sport
3 hari lalu

Kenapa Sirkuit Mandalika Belum Layak Gelar F1? Begini Penjelasannya

Nasional
8 hari lalu

Deretan Mobil Mewah yang bakal Dilelang Kejagung, Siapkan Dompet!

Mobil
13 hari lalu

Mengejutkan, Penjualan BYD di Jepang Naik 2 Kali Lipat pada Maret 2026

Soccer
14 hari lalu

Sean Gelael Akhirnya Balapan di Mandalika 2026: Debut GT World Challenge Asia Jadi Momen Bersejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal