Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

Dani M Dahwilani
BYD tengah membuka peluang terlibat dalam ajang balap bergengsi Formula 1 (F1) menyusul perubahan regulasi besar yang akan berlaku mulai 2026. (Foto: BYD)

Pendekatan fleksibel ini menunjukkan fokus BYD bukan sekadar membangun citra merek. Perusahaan ingin memanfaatkan Formula 1 sebagai laboratorium teknologi untuk menguji dan memvalidasi sistem penggerak masa depan.

Sebelumnya, laporan dari CarNewsChina menyebutkan diskusi internal BYD sempat menyinggung potensi persaingan dengan tim-tim mapan seperti Scuderia Ferrari dan McLaren, meski belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.

Perubahan regulasi Formula 1 pada 2026 menjadi faktor penting dalam pertimbangan ini. Aturan baru akan meningkatkan porsi tenaga listrik dalam unit daya hybrid, sehingga peran sistem energi dan elektrifikasi menjadi lebih dominan.

Kondisi ini dinilai selaras dengan kekuatan utama BYD yang telah lama mengembangkan teknologi baterai dan motor listrik. Namun, tantangan teknis tetap kompleks karena mencakup integrasi sistem energi secara menyeluruh dalam kendaraan balap.

Secara historis, Formula 1 kerap dijadikan arena uji coba teknologi otomotif canggih oleh para produsen mobil dunia, meskipun membutuhkan investasi besar.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
All Sport
3 hari lalu

Kenapa Sirkuit Mandalika Belum Layak Gelar F1? Begini Penjelasannya

Nasional
8 hari lalu

Deretan Mobil Mewah yang bakal Dilelang Kejagung, Siapkan Dompet!

Mobil
13 hari lalu

Mengejutkan, Penjualan BYD di Jepang Naik 2 Kali Lipat pada Maret 2026

Soccer
14 hari lalu

Sean Gelael Akhirnya Balapan di Mandalika 2026: Debut GT World Challenge Asia Jadi Momen Bersejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal